Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2018

Catatan Syukur: Semut dan Semesta

Gambar
Hari itu, aku sadar betapa angkuhnya aku.  Karena seekor semut soliter yang menapaki dasar rumahku, aku diberi pelajaran penting.  Aku sadar--terkadang, kita begitu sombong. Enggan melihat pada sekitar, dan lebih senang melihat pada kebenaran diri. Enggan melihat eksistensi diri sendiri terhadap isi semesta. Bagi semut, bukankah kita dan ruangan ini semestanya? Terkadang, aku bagaikan si semut kecil. Ia mikro terhadap ruangan rumahku. Sering mata yang rabun bahkan mengacuhkannya. Tak peduli ia sedang mencari pangan untuk rumpun sesamanya, kita menginjaknya tanpa asih sedikitpun. Earth Compared to the Universe . (Bumi dibandingkan dengan Alam Semesta)  Begitu judulnya, kira-kira. Terdengar begitu saintis. Kawanku baru saja mengirim bukti terbaru mengenai evolusi makhluk hidup dan ia terlihat begitu tertarik. Sumber kebahagiaannya adalah kecintaannya terhadap ilmu alam. Tentu akupun mirip dengannya, sama-sama pecinta sains. Kami sering tenggelam dalam...