Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2020

Prosa | -Hidup [2]

 Ada yang sakit, ingin baik. Ada yang baik, ingin sakit.

Prosa | -Hidup

Malam selalu menjadi perbincangan hangat di balik dinginnya ruam-ruam yang tak nampak dalam pikiran. Kopi tidak pernah menjadi permusuhan ketika jari-jemari harus digerakkan untuk menuntaskan catatan yang belum usai. Mata adalah kerabat yang berusaha diramahkan baik-baik, karena dalam sepersekian detik bisa saja ia berada di dimensi lain.  Pada secangkir kopi yang tumpah dan lagi-lagi tidak satu frekuensi dengan pikiran.  Ada surat yang belum tersampaikan. Hanya sebatas satu-dua kata yang kelak tak miliki akan.  "Untuk orang-orang baik, maaf kalau sampai saat ini belum menjadi orang baik selayaknya kalian jadi baik. Untuk orang-orang yang tertawa lepas, maaf kalau sampai saat ini belum dapat tertawa lepas selayaknya kamu tertawa lepas. Untuk orang-orang yang tak ada di kasta atas, maaf kalau hingga kini masih berdoa untuk kapan-kapan diberhentikan jatah nafasnya. Jadi di surat ini hanya sebuah perwakilan dari beberapa suara yang kudengar beresonansi dari beberapa orang. M...

Ada

Ada hal-hal yang tidak harus terungkap. Ada hal-hal yang melepasnya lebih baik. Ada hal yang tidak usah kau pikirkan sebab jalur hidup pun punya alirannya sendiri. Itu saja.