Tidak Salah

Iya, nggak salah dirimu bermimpi. Bercita-cita. Juga tidak salah dengan keberhasilanmu di atas perjuangan yang mati-matian kamu usahakan kemarin.

Dan nggak salah juga bila--kamu berbagi pencapaianmu dan cerita sukses itu. Niat tertinggi adalah menjadi motivasi. Membantu sesama diri. Semoga.

 Tapi tidak salah juga mempertimbangkan, kalau ada dia yang semakin patah ketika membaca cerita itu. Dia yang sudah berkali-kali menjemput kertas pengajuan diri, tapi selalu mendapatkan warna merah di layar pengumuman. Juga ada yang sudah menghabiskan dua belas tahunnya dengan kepayahan dan kerja keras karena rezekinya tak banyak, hanya mengecap pahit pada akhirnya. Tidak semua pekerja keras itu berhasil, dan si pekerja keras itu bukan hanya kamu, pun tidak semua pekerja keras seperti kamu~

Bahkan dia yang gagal sebab bermalas-malasan, bisa saja karena di rumah harus menghadapi kondisi mentalnya melihat dua orang terdekatnya saling bertengkar atau tenggelam dalam dunia gelap. Karena tidak ada yang mau jujur-jujur memberitahunya apa makna bercita-cita dan menjadi baik ketika masih muda.

Sejatinya, lagi-lagi, dia yang berada di atas panggung hanya karena takdir yang diberikan oleh yang berada di atas 'Arsy. Begitu pula yang jatuh dalam hidup.

 Jadi, nggak salah juga mempertimbangkan, kalau ingin berbagi cerita suksesmu, baik-baik di situs blogspot atau wordpressmu saja, atau dibagikan kepada mereka yang memang membutuhkannya--mungkin dengan itu kamu bisa menjaga satu hati.

 kenapa aku menulis ini? karena aku yang dulu belajar 17 jam sehari, memilih mengasingkan diri dari kehidupan sosial (dan 'berhasil') merasa kalah dengan kawanku yang belajar tidak tidur empat hari seminggu (dia punya alasan untuk itu) sembari bekerja sampingan (pada akhirnya dia gagal) juga dengan dia yang mengucap hamdalah (setelah menerima warna merah). atau, aku saja yang berpikir berlebihan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jalan Pulang

Tentang Merasa

Prosa | -Hidup